hidup ini adakah kejam
menemukan aku dengan dirinya
diri yang terlalu sempurna...
sedang aku tak ada apa-apa
tidak cantik jelita
atau putih kuning
dan aku tak mampu melarikan diri
ke suatu penjuru kebal
akupun hanyut di bawa arus derita
kenapa aku tak mampu menolong diri sendiri
hidup ini amat kejam
dan kekejaman itu
tak dapat kubuang dari ingatan
ia bagaikan barah
menghirisku dari dalam
Ahad, 25 Julai 2010
Jumaat, 23 Julai 2010
kini kita berbeza
kalau dulu kita satu belanga. satu cita2...semuanya indah belaka..tapi kini,
segalanya bagai mimpi ngeri..yang aku tak dapat bayangkan...anyway..this is a reality, not a dream anymore.dan aku mesti melaluinya dengan tabah....aku mesti teruskan usaha untuk sebutir bintang...walaupun sebutir...cukuplah untuk ku syukuri nikmat hidup ni.
segalanya bagai mimpi ngeri..yang aku tak dapat bayangkan...anyway..this is a reality, not a dream anymore.dan aku mesti melaluinya dengan tabah....aku mesti teruskan usaha untuk sebutir bintang...walaupun sebutir...cukuplah untuk ku syukuri nikmat hidup ni.
Khamis, 1 Julai 2010
monolog 1
dulu aku pernah merasakan keindahan rembulan
hingga aku terlupa dinginnya embun di bumi
aku juga leka di buai mimpi di alam khayalan
hingga aku terlupa kelainannya
apakah aku masih bermimpi ataukah di hambat realiti
aku terasa seperti bermimpi
tetapi aku dapat merasakan sakit dan ngilu
di sana sini
walau hatiku dihiris sembilu
walau hatiku dirobek sesuka hati
aku pasrah....walau parah
aku tabah...walau patah
kerna aku tahu
parah atau patah
ujian bagi yang taqwa
hingga aku terlupa dinginnya embun di bumi
aku juga leka di buai mimpi di alam khayalan
hingga aku terlupa kelainannya
apakah aku masih bermimpi ataukah di hambat realiti
aku terasa seperti bermimpi
tetapi aku dapat merasakan sakit dan ngilu
di sana sini
walau hatiku dihiris sembilu
walau hatiku dirobek sesuka hati
aku pasrah....walau parah
aku tabah...walau patah
kerna aku tahu
parah atau patah
ujian bagi yang taqwa
Langgan:
Catatan (Atom)